14 tempat wisata malam di jogja – yang penuh warna,
paling banyak dikunjungi dan Amazing Banget!
salam sobat om cakra guide wisata
anda, kali ini kami akan jalan-jalan malam menuju JOgjakarta... waw... mari
kita simak perjalanan kita di malam jogjakarta yang super waw, sekali,
Siapa yang tidak rindu balik lagi ke jogja, tempat wisata Jogja memang selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan terutama dari jakarta, bandung, surabaya dan semarang. bila berwisata ke kota gudeg ini tidak pas rasanya kalau tidak menikmati wisata malamnya. sebab,dijogja banyak sekali tempat-tempat yang ramai dikunjungi bila malam tiba, wisata Yogyakarta memang menyuguhkan keelokan yang seolah tidak ada ada habisnya. Gak cuma wisata alam seperti pantai-pantainya yang menawan, tapi juga wisata sejarah dan budayanya. Romantisme Jogja yang tertanam di benak banyak orang yang pernah menjadi bagian darinya tak pelak selalu membuat kita rindu.
Ketika senja tenggelam, indahnya Jogja tak lantas ikut meredup. Semaraknya Kota Gudeg ini justru baru saja dimulai. Jadi, jangan dulu buru-buru pulang kerumah. Ayo mari kita jelajahi semaraknya Jogja di malam hari! Nah sebelum berwisata malam di Jogja, ada baiknya simak dulu ulasan dari om cakra wisata supaya mengetahui tempat-tempat wisata mana saja yang asik untuk dikunjungi..
Siapa yang tidak rindu balik lagi ke jogja, tempat wisata Jogja memang selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan terutama dari jakarta, bandung, surabaya dan semarang. bila berwisata ke kota gudeg ini tidak pas rasanya kalau tidak menikmati wisata malamnya. sebab,dijogja banyak sekali tempat-tempat yang ramai dikunjungi bila malam tiba, wisata Yogyakarta memang menyuguhkan keelokan yang seolah tidak ada ada habisnya. Gak cuma wisata alam seperti pantai-pantainya yang menawan, tapi juga wisata sejarah dan budayanya. Romantisme Jogja yang tertanam di benak banyak orang yang pernah menjadi bagian darinya tak pelak selalu membuat kita rindu.
Ketika senja tenggelam, indahnya Jogja tak lantas ikut meredup. Semaraknya Kota Gudeg ini justru baru saja dimulai. Jadi, jangan dulu buru-buru pulang kerumah. Ayo mari kita jelajahi semaraknya Jogja di malam hari! Nah sebelum berwisata malam di Jogja, ada baiknya simak dulu ulasan dari om cakra wisata supaya mengetahui tempat-tempat wisata mana saja yang asik untuk dikunjungi..
1.
Jalan Legendaris - Malioboro
Malioboro, adalah ruas jalan paling
fonmenal dan legendaris di Yogyakarta, ternyata jika kita dating kesini
malam tiba dan lampu-lampu kota mulai menyala, Malioboro akan menunjukkan wajah
cantiknya. Pemandangan ini nih salah satu alasan banyak orang yang susah move
on dari Jogja dan ternyata tak cuma semarak dengan hiruk-pikuk interaksi
antarmanusianya di siang hari. Di kiri kanannya, kamu bisa menikmati
pemandangan bangunan lawas yang berpadu dengan mal dan hotel sambil berjalan
kaki. Jangan lupa uga berhenti untuk menikmati musik angklung yang unik dari
pengamen angklung yang biasa “manggung” di trotoar Malioboro.
2.
Bermain Sepeda Mengelilingi Alun-alun Kidul ( Selatan)
Seiring
terbenamnya matahari,alun-alun selatan ini ramai sekali dikunjungi. tidak hanya
dari warga jogja saja yang datang ketempat ini,tetapi banyak juga mereka yang
dari luar kota yang ingin menikmati wisata malam di jogja.disini kalian bisa
bermain sepeda bersama keluarga,teman ataupun pacar. di sepanjang pinggir
alun-alun selatan ini banyak sekali yang menyewakan sepeda yang sudah di
modifikasi dengan dihiasi lampu yang warna-warni dan untuk harga sewanya
tergolong cukup murah yaitu 15rb saja.
selain bermain sepeda,kalian bisa menikmati aneka makanan
yang dijual di sepanjang pinggir alun-alun selatan ini. berkumpul dan menikmati
makanan sambil melihat ramainya orang-orang yang bermain sepeda adalah
pengalaman yang bisa kalian dapetin di jogja. asik kan?
Alun-alun kidul (alkid) berlokasi dibagian
selatan kompleks Keraton Yogyakarta. Di sini kamu akan menjumpai keramaian yang
akan membuat kamu malas untuk pulang, terlebih kalau malam minggu.
Ada
tradisi unik di Alun-alun Kidul yang dikenal dengan sebutan Masangin. Menurut
sumber terpercaya, Masangin merupakan suatu tradisi dimana seseorang yang
ditutup matanya berjalan melewati dua pohon beringin yang berada di
tengah-tengah alun-alun. Konon, saat seseorang tersebut suskes berjalan
melewati diantara dua pohon beringin besar tersebut, maka keinginannya bisa
terwujud.
Fasilitas yang ada di Alun-alun Kidul diantaranya: pedagang wedang ronde, jagung bakar, roti bakar, warung tenda lesehan, dan aneka jajanan lainnya. Bukan hanya itu, di Alkid ini juga terdapat aktifitas mengasikan yaitu mengelilingi Alkid dengan menggunakan sepeda hias. Dijamin liburan kamu selama di Jogja akan lebih berkesan.
3.
Kakawasan titik Nol Kilometer , Gabungan antara
sinar lampu dan komunitas yang nongkrong
Kamu
pasti tahu kalau kawasan Nol
Kilometer atau KM
Nol ini adalah memiliki sejumlah bangunan peninggalan Belanda yang disebut
loji. Coba deh kemari ketika malam hari, kamu seolah diajak berkelana ke masa
lalu lewat bangunan-bangunan tua yang terawat sampai sekarang. Pendar
kekuningan dari lampu merkuri makin menambah kesan romantis di tempat ini.
Kawasan KM Nol ini menjadi tempat favorit anak muda di Jogja untuk nongkrong maupun mengekspresikan diri. Kamu bisa melihat berbagai komunitas dan seniman menarik perhatian pengunjung lewat atraksi mereka. Ada yang meniru patung perunggu, berdandan ala hantu, sampai menari.
Kawasan KM Nol ini menjadi tempat favorit anak muda di Jogja untuk nongkrong maupun mengekspresikan diri. Kamu bisa melihat berbagai komunitas dan seniman menarik perhatian pengunjung lewat atraksi mereka. Ada yang meniru patung perunggu, berdandan ala hantu, sampai menari.
Titik Nol
Kilometer berlokasi
di ujung jalan Maliboro, penduduk setempat sering menyebutnya dengan Prapatan
Kantor Pos Gede (Perempatan Kantor Pos Besar). Kawasan ini terletak di titik
pertemuan empat jalan yaitu Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jalan Kyai Haji Ahmad
Dahlan, Jalan Trikora, dan Jalan Senopati. Dari nol kilometer, kamu bisa
menjumpai beberapa bangunan tua peninggalan Belanda (Loji).
Karena posisinya yang strategis, Titik Nol Kilometer menjadi salah satu tempat nongkrog popular di Jogja. Setiap malam tempat ini tak pernah sepi pengunjung, dari yang sekedar nongkrong-nongkrong saja sampai jadi tempat berkumpulnya banyak komunitas yang mengadakan event-event tertentu. Beberapa event yang kerap dilaksanakan di tempat ini yaitu mulai dari pertunjukan seni tradisi seperti tari, konser musik, perfomance art, sampai dengan event yang bertaraf internasional.
Karena posisinya yang strategis, Titik Nol Kilometer menjadi salah satu tempat nongkrog popular di Jogja. Setiap malam tempat ini tak pernah sepi pengunjung, dari yang sekedar nongkrong-nongkrong saja sampai jadi tempat berkumpulnya banyak komunitas yang mengadakan event-event tertentu. Beberapa event yang kerap dilaksanakan di tempat ini yaitu mulai dari pertunjukan seni tradisi seperti tari, konser musik, perfomance art, sampai dengan event yang bertaraf internasional.
4. Taman
Pelangi ( Taman Lampion )
Banyak sekali tempat wisata di Yogyakarta yang menarik untuk
dikunjungi. Dan salah satunya adalah Taman Pelangi yang terletak di ring road
utara daerah monjali (monument jogja kembali) Yogyakarta ini. Lokasinya sangat
mudah dijangkau karena berada di pinggir jalan raya, Tempat wisata ini adalah
salah satu tempat wisata malam yang diminati oleh para wisatawan.
Taman Pelangi ini mempunyai dua sisi pintu masuk yaitu timur
dan barat. Jika kalian akan berkunjung kesana maka disarankan sih lebih baik
masuk melalui pintu yang timur karena dari situ para penelusur akan langsung
disambut lampion besar berbentuk pelangi yang sekaligus menjadi pintu gerbang
menuju negeri lampion.
Taman Pelangi merupakan bagian dari Moonjali (Monumen Jogja Kembali). Di sini, kamu dapat menikmati gemerlapnya berbagai jenis lampion megah, seperti lampion berbentuk tokoh pewayangan, tokoh kartun, Tugu Jogja, kereta kuda, binatang darat, binatang bawah laut, aneka benda antik, aneka bunga, serta replika keajaiban dunia. Di tempat ini juga disajikan berbagai wahana permainan untuk anak-anak maupun dewasa.
Taman Pelangi merupakan bagian dari Moonjali (Monumen Jogja Kembali). Di sini, kamu dapat menikmati gemerlapnya berbagai jenis lampion megah, seperti lampion berbentuk tokoh pewayangan, tokoh kartun, Tugu Jogja, kereta kuda, binatang darat, binatang bawah laut, aneka benda antik, aneka bunga, serta replika keajaiban dunia. Di tempat ini juga disajikan berbagai wahana permainan untuk anak-anak maupun dewasa.
5. Bukit
Bintang, surganya bintang-bintang berkerlipan.
Tempat asik berikutnya yang bisa kamu jadikan tempat nongkrong saat malam hari di Jogja yaitu Bukit Bintang. Bukan hanya asik, tapi juga sangat eksotis dan romantis. Bukit Bintang terletak di kawasan perbukitan Pathuk, Gunungkidul, Yogyakarta. Berada di tempat ini, kamu akan disuguhi kecantikan kota Jogja saat malam hari. Kamu seperti melihat lautan bintang-bintang, ah, mungkin lebih tepatnya lautan kunang-kunang. Bukit Bintang menjadi pilihan tepat buat kamu yang merindukan keromantisan berasama pasangan.
Berada di pinggir jalan Jogja –
Wonosari. Tepatnya sih di Bukit Pathuk. Untuk rutenya sendiri hampir sama kalau
mau ke Gunung Api Purba Nglanggeran. Namun ini masih jauh sebelum Gunung api,
sangat cocok jika saat pulang dari wisata di wonosari mampir ke sini.
Sangat di rekomendasikan saat sore
menjelang malam untuk kesini. Karena dari ketinggian kurang lebih 150 meter
kamu bisa melihat kota Jogja pada saat malam yang sungguh romantis dan
mempesona
6. wisata
malam jogja menikmati kisah Ramayana di Sendratari Ramayana.
Ramayana
Ballet merupakan tempat pagelaran seni drama dan tari yang mengangkat cerita
Ramayana. Biasanya digelar tiap hari Selasa, Kamis serta Sabtu. Pagelaran
tersebut berlangsung pukul 19.30 sampai 21.30 WIB yang berlokasi di kawasan
Candi Prambanan. Pada musim kemarau, pertunjukan biasanya digelar outdoor di
Open Air Theatre dengan background Candi Prambanan. Sedang di musim penghujan,
pertunjukan biasanya digelar indoor di Tri Murti Theatre.
7. Tugu Jogja - gemerlap sorot lampu
keemasan dan nuansa magisnya di malam hari
Jika
kamu menganggap Tugu Jogja itu biasa saja, tunggulah sampai malam tiba. Dihiasi
cahaya lampu kota, Tugu Jogja jadi tampak begitu mempesona. Saking
mempesonanya, banyak orang yang rela menanti sampai jalanan agak sepi demi
berfoto dengan Tugu Jogja di malam hari.
8. Pesta Rakyat Sekaten di Alun-alun Utara.
Tempat kemeriahan khas tradisional Jogja
Dari titik Nol
Kilometer, berjalanlah ke arah selatan dan temukan alun-alun utara Yogyakarta.
Setiap menjelang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, alun-alun utara menjadi
salah satu pusat keriaan Jogja di malam hari. Di sinilah pasar malam Sekaten
digelar setiap tahunnya.
Kamu bisa menemukan aneka wahana
permainan yang seru dan murah meriah, seperti kora-kora, bianglala, ombak
banyu, sampai rumah hantu. Tersedia pula aneka jajanan serta toko-toko yang
menjual pakaian bekas. Suasana makin riuh dengan diputarnya lagu-lagu dangdut
di sejumlah wahana
9. Nikmati
sisi romantisnya Monumen Jogja Kembali bersama pasangan, di malam hari.
Monumen Jogja Kembali atau Monjali merupakan sebuah monumen dan museum sejarah
perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia yang terletak di Jalan Lingkar Utara
Yogyakarta. Selain berisi rekaman sejarah untuk mengenang pahlawan kemerdekaan,
monumen ini ternyata punya sisi romantisnya sendiri di malam hari, lho.
Di pelataran Monjali, ada Taman Pelangi yang
terasa semarak dan romantis di malam hari. Lampion-lampion berbagai bentuk
menerangi tempat ini dengan cahayanya yang warna-warni. Cuma di sini kamu bisa
melihat pelangi di malam hari. Apalagi, taman ini tergenapi dengan berbagai
wanaha yang bisa kamu nikmati bersama teman, pacar, atau keluarga.
10. Sindu Kusuma Edupark, suasana malam
di kota Jogja kini bisa kamu nikmati dari atas bianglala
Sebuah ferris wheel dengan lampu berwarna-warni di Sindu
Kusuma Edupark semakin menambah semarak Jogja di malam hari. Sindu Kusuma
Edupark atau SKE adalah taman rekreasi yang terbilang baru di Yogyakarta.
Wahana utamanya adalah ferris wheel alias kincir ria setinggi 48 meter.
Dari puncak bianglala ini, kamu bisa menikmati suasana lampu kota Jogja bersama orang yang kamu kasihi. Taman rekreasi ini cuma buka sampai jam 9 malam, jadi jangan sampai kemalaman.
Dari puncak bianglala ini, kamu bisa menikmati suasana lampu kota Jogja bersama orang yang kamu kasihi. Taman rekreasi ini cuma buka sampai jam 9 malam, jadi jangan sampai kemalaman.
11. Riuhnya
malam bersama Oyot Godhong Cabaret Show yang lucu, unik, dan menghibur
Gak cuma Bangkok dan Bali yang punya pertunjukan kabaret yang
ditampilkan oleh ladyboy atau waria, Jogja juga punya. Sambangi saja Oyot
Godhong Cabaret Show yang tampil tiap malam Sabtu dan malam Minggu di atap
Mirota Batik, Malioboro. Di sini, kamu akan disuguhkan dengan penampilan menari
dan menyanyi lipsync di atas panggung yang gemerlap oleh para waria.
Di atas panggung inilah para waria bisa diakui
lewat kemampuannya menghibur penonton. Siap-siap aja untuk geli sampai tertawa
terbahak-bahak karena gaya mereka yang kocak. Kalau ingin menonton, jangan
sampai terlambat sampai di gedung pertunjukan, karena tempatnya pasti akan
penuh sesak.
12 .Nikamti Angkringan sambil lesehan ditemani
secangkir kopi areng.
Menikmati suasana malam di Jogja tentu belum lengkap tanpa
lesehan di angkringan ditemani secangkir kopi. Setiap malam, angkringan Lik Man
di sisi utara Stasiun Tugu serta angkringan KR di jalan Margo Utomo selalu
dipadati anak muda. Tikar-tikar sederhana yang lusuh menjadi alas duduk mereka
ketika ngobrol ngalor-ngidul sembari menyeruput kopi yang masih beruap.
Suasana inilah yang menginspirasi banyak musisi untuk menciptakan lagu yang tak lekang oleh zaman, seperti Kahitna dengan lagu Yogyakarta-nya. Mumpung kamu di Jogja, kenapa gak menjajalnya sendiri?
Suasana inilah yang menginspirasi banyak musisi untuk menciptakan lagu yang tak lekang oleh zaman, seperti Kahitna dengan lagu Yogyakarta-nya. Mumpung kamu di Jogja, kenapa gak menjajalnya sendiri?
13. Pasar
Seni Gabusan, tempat nongkrong seru yang sayang bila dilewatkan.
Pasar Seni Gabusan (PSG) terletak di Jl. Parangtritis Km 9,
Bantul, Yogyakarta. Pasar yang berasitektur unik ini dibangun dengan tujuan
untuk memasarkan sejumlah produk kerajinan masyarakat Bantul. Di Indonesia,
Pasar Seni Gabusan (PSG) menjadi pasar seni terbesar dengan berbagai macam
barang yang bersifat Seni. Selain itu, PSG juga kerap digunakan untuk berbagai
event, salah satunya Bantul Expo. Seperti skaten, Bantul Expo pun ramai
pengunjung ketika malam hari.
14. Benteng
Vredeburg, tempat melankolis yang sarat akan sejarah
Benteng Vredeburg menjadi salah satu bangunan bersejarah yang
terletak dikawasan Malioboro dan titik nol kilometer. So, jangan lupa untuk
mengunjungi Benteng Vredeburg saat kamu jalan-jalan ke Malioboro. Benteng ini
dahulu kala dikenal dengan sebutan Rusternburg atau tempat peristirahatan.
Dihari-heri tertentu, saat malam tiba tempat ini masih dibuka untuk umum.
Banyak hal menarik yang bernilai edukasi yang bisa kamu jumpai saat kamu
mengunjungi tempat ini. Sumpah, datang kesini enggak bakalan rugi.
Demikian resume 14 tempat wisata malam di jogja – yang penuh warna, paling banyak dikunjungi dan Amazing Banget!.
Demikian resume 14 tempat wisata malam di jogja – yang penuh warna, paling banyak dikunjungi dan Amazing Banget!.
selamat berlibur semoga bisa jadi bahan pertimbangan wisata kalian....
selamat berlibur maaf tidak menampilkan foto
Tidak ada komentar:
Posting Komentar